Kebiasaan manusia
7:07 PM | Author: Ritter blog
Pernahkah anda berperasaan, anda tidak mampu untuk melakukan suatu hal yang orang lain bisa lakukan..?? Kalau pernah atau sering, itu sangat berbahaya. Karena itu salah satu penentu anda bisa atau tidaknya. Sebenarnya manusia itu serba bisa. Dan tergantung dari kita percaya diri atau tidak. Hilangkan kebiasaan kita yang ragu akan kemampuan kita sendiri sebagai manusia.



Sejak pertama dilahirkan di bumi ini, kita sebagai manusia dalam keadaan yang fitrah. Dimana kita yang belum mengenal kata "tidak bisa" atau ketidak percayaan diri kita terhadap sesuatu kegiatan kita. Kita lihat seorang anak kecil yang masih dalam tahab belajar berjalan. Anak tersebut dipancing utuk berjalan oleh orang sekitarnya atau yang sering disebut dengan TETAH. Kemudian lama-kelamaan anak tersebut berusaha sendiri untuk berdiri dan berjalan. Dengan penuh percayadiri anak kecil itu berusaha sendiri meski kadang ada ikut campur orang sekitar untuk menuntunnya. Ditengah-tengah ia belajar berjalan, anak itu terjatuh dan menangis sekencang-kencangnya tanpa ada sedikitpun menutup-nutupi tangisannya itu. Dia total menangis. Tetapi meskipun ia menangis dan mengenal rasa sakit yang ditimbulkan oleh jatuh tersebut, ia tidak berhenti begitu saja dan tidak putus asa. Yang ia tahu bahwa ia ingin seperti sekelilingnya, Bisa berjalan, serta ia juga belum mengenal kata tidak bisa. Ya otomatis ia tidak akan menyerah. Hingga akhirnya ia bisa berjalan bahkan ia mendapatkan lebih dari usahanya itu. ia bisa berlari. Sungguh hasil yang luarbiasa dari kerja kerasnya anak tersebut, hingga sakit karena jatuh, ia tetap berjuang.



Lalu, darimana kita bisa mengenal kata tidak bisa atau kita merasa tidak percayadiri terhadap kemampuan kita..??



yaaa..... Inilah permasalahan kita. Saat masih kecil orang sekitar kita sering mebisikan "jangan begini, jangan begitu, dan jangan... jangan.... jangan..... terus..!!!! Nanti kamu begini... Nanti kamu begitu dan seterusnya". Setiap mau melakukan aktifitas, anak tersebut selalu diperingatkan jangan...jangan....dan jangan..... Kemudian lama kelamaan otomatis anak itu akan berfikiran "mengapa saya tidak boleh seperti ini,,seperti itu..??? apakah karena saya tidak mampu..??" Nahhhhh.... inilah sebabnya .... mulai dari sinilah anak akan merasa tidak percaya diri. Dan anak itu akan takut untuk melangkah dan takut mengambil resiko. Padahal semua hal pasti ada resikonya. Meskipun resiko yang bisa kecil atau besar. Maka dari itu kita jangan terlalu sering untuk melarang anak kita atau terlalu sering memarahinya. Cukup kita sebagai orang tua mengawasi apa yang dilakukan oleh anak kita. tuntun dan bimbinglah apa yang di lakukan oleh anak kita jika sekiranya anak kita belum sanggup melakukannya.

Kalau anak kita melakukan hal yang berbahaya, barulah kita larang dan kita jelaskan bahwa hal tersebut bisa mengakibatkan seperti ini. Tetapi jangan marahi dia. Karena dia belum tentu tau akibatnya. Seperti ini bisa menambah kepintaran anak. Jadilah teman bermain bagi anak kita jika masih kecil. dan jadilah teman curhat di saat anak kita dewasa kelak. Jadikan juga rumah sebagai tempat yang nyaman bagi keluarga kita. Jadilah pelindung bagi anak kita.

Mari kita majukan bangsa ini..

salam sukses
Mengapa Orang Kaya Makin Kaya
3:41 PM | Author: Ritter blog
Sedikit mengutip buku "Quantum Ikhlas", Karya Erbe Sentanu yang menjadi buku laris.


Karena buku tersebut saya menjadi tau yang sebenarnya manusia. Memang luar biasa buku tersebut. Dimana dia menuliskan mengenai kehidupan sehari-hari kita yang biasa kita lakukan. Dan di buku tersebut mengulas mengenai kebiasaan kita yang ternyata tidak benar. Serta menomor satukan keikhlasan. Salut mas Erbe Sentanu. Salam Ikhlas....!!!

Ya langsung saja kita menuju pokok bahasan kita.

Ada pepatah mengatakan "Orang kaya semakin kaya, Orang miskin semakin ...". Mengapa demikian.?

hal ini ada sangkut pautnya tentang bahasan saya sebelumnya, tentang "anda akan mendapatkan yang anda pikirkan meski anda tidak menginginkannya". Orang yang kaya hampir selalu berfikiran bahwa dirinya memiliki harata dan dipenuhi dengan kekayaan. maka kekayaan lah yang akan datang. Terlebih lagi bila orang itu yang selalu bersyukur. secara hukum tarik menarik maka kekayaan dia akan lenggeng.

berbeda dengan orang yang miskin, Mereka selalu berfikiran bahwa dirinya serba kekurangan tidak memiliki kekayaan. Maka secara otomatis akan menarik hal itu ke dalam hidupnya. Apalagi biasanya mereka selalu mengeluhkan apa yang tidak dimilikinya. secara hukum tarik menarik dia akan langgeng dalam ketidak mampuannya. dan itu datang secara otomatis.

Asal anda tau mengapa ada larangan dan kewajiban dalam agama kita masing-masing.? Semua ada alasan dan manfaatnya. Kita contohkan saja di dalam Islam misalkan, Mengapa kita harus melakukan Sholat 5 waktu. Karena secara logika saja bila kita Beribadah maka kita akan dekat dengan ALLAH SWT. Tidak hanya Islam saja. Lantas mengapa waktu sholatnya dilakukan pada waktu-waktu tersebut.? Karena waktu tersebut sudah di tata sedemikian rupa oleh yang Kuasa agar ada manfaatnya. Seperti contoh saja Sholat Dzuhur mengapa jam 12.? ya karena memang masa-masa itu adalah masa istirahat orang bekerja unuk melakukan makan siang. Lalu apakah itu saja..??? Tidak..!! Bila kita perhatikan kita bekerja dari pagi hingga jam 12 itu, kita mengalami stres berat yang mungkin tidak di rasakan oleh para pekerja keras. Dan kemampuan otak kita juga terbatas. Maka dengan Sholat yang khusuk secara otomatis otak kita memasuki kategori gelombang "alpha". Dimana otak dan tubuh kita mengalami khusuk,ikhlas,nyaman,tenang,santai,istirahat,puas,segar,bahagia. Nah itulah yang kita butuhkan untuk kemajuan pekerjaan kita. Dengan hal di atas maka orang akan berfikir tenang dan tidak gegabah dalam mengambil keputusan. Serta keputusan yang di ambil akan di fikirkannya dalam-dalam dan menghasilkan keputusan yang Baik.

Oleh karena itu mari kita berfikiran yang baik-baik. jangan sampi kita mengeluh karena kita tidak mampu atau kita tidak punya sesuatu. Karena seperti di atas tadi. Isi lah pikiran kita dengan apa yang kita miliki. dengan cara misalkan anda memiliki uang Rp 1000, jangan anggap anda tidak punya uang, Pikirkanlah bahwa masih untung anda punya uang Rp 1000 yang bisa buat beli permen,minum atau makan. Dan bayangkan saja misal kita tdk punya uang 1000 tersebut, apakh kita bisa membeli sesuatu.?? maka syukurilah apa saja yang kita punya. seperti tempat tinggal, pekerjaan, pakaian, harta dan lain-lain.

Salam Ikhlas.

Di DepositEkstra.com - Program Rencana Kebebasan Finansial Bersama anda akan mendapatkan penghasilan